AKTUALITA

MES Jabar Menggelar TOT Da’i Ekonomi Syariah

BANDUNG – Untuk meningkatkan literasi keuangan syariah para da’i, Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jawa Barat menggelar Training of Trainer (TOT) Da’i Ekonomi Syariah di Grand Asrilia Hotel Convention & Restaurant. Acara yang berlangsung selama dua hari Jumat-Sabtu (22-23/11). diikuti oleh tidak kurang dari 50 da’i dan da’iyah di Kota Bandung.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia TOT Da’i Ekonomi Syariah MES Jabar, Harry Maksum, menjelaskan, selain digagas oleh MES, acara ini pun merupakan aspirasi pada da’i yang menginginkan mendapat pengetahuan dan bekal ilmu tentang ekonomi syariah. Menurut Harry, masih banyak para dai dan mubaligh yang belum menguasai praktik ekonomi syariah. Padahal secara keilmuan mereka sudah menguasainya sejak lama. “Namun praktiknya mereka banyak yang belum tahu. Oleh karenanya, acara ini merupakan gayung bersambut antara para da’i dan Masyarakat Ekonomi Syariah,” ujarnya.

Lebih jauh Sekretaris MES Jawa Barat ini mengemukakan, TOT Da’i Ekonomi Syariah akan menjadi program MES Jabar yang akan dilaksanakan di seluruh Jawa Barat. Mengingat banyak usulan agar program ini berkelanjutan dan dilaksanakan di setiap kota/kabupaten di Jabar.

Sementara itu, Ketua I MES Jabar, H. Ahmad Suwardi yang membuka acara mengemukakan, da’i mempunyai peran strategis dalam mengedukasi masyarakat dalam meningkatkan literasi keuangan syariah. “Peran mereka sangat sentral. Mereka setiap hari bertemu dengan umat, berinteraksi dengan jamaahnya, akan sangat bermanfaat bila dalam ceramah-ceramahnya diberi muatan literasi keuangan syariah,” paparnya.

Suwardi menambahkan, selama ini ceramah-ceramah para da’i lebih banyak berkutat pada urusan surga dan neraka, dan persoalan ubudiyah. Padahal dalam kehidupan keseharian kita, ibadah mahdhoh hanya menyita beberapa jam saja. Sisanya yang lebih banyak adalah urusan muamalah.

“Para da’i bukannya tidak menyadari kurangnya materi ekonomi syariah dalam ceramahnya. Namun mereka merasa belum mengusainya. Oleh karenanya dengan adanya TOT ini diharapkan pengetahuan tentang ekonomi syariah para da’i semakin meningkat. Sehingga diharapkan masyarakat semakin banyak yang bermuamalah dengan menggunakan instrument keuangan syariah,” ujar Wakil Ketua I Parmusi Jawa Barat ini.

Acara yang didukung oleh Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat, OJK Kantor Regional Jawa Barat dan beberapa bank syariah ini menampilkan nara sumber Ketua Dewan Pakar MES Kota Bandung, Prof. Dr. KH. Asep Saiful Muhtadi, MA, Deputi Direktur Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat, Gentur Wibisono, Kepala Bagian Pengawasan Bank OJK KR 2 Jawa Barat, TEdi Firman Hidayat dan para pakar ekonomi syariah lainnya seperti Dr. Deden Effendi, MA, Dr. Lilis Sulastri, MA., Asep Ghofir Ali, SE., MM, Anton Budiana, S.Si, ME, dan Yoyok Prasetyo, ST, M.ESy. (hm)

Close